Hah....lar.......

He3........

Pencarian

Google
Tampilkan postingan dengan label Test IQ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Test IQ. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Agustus 2007

Matematika Uang

Di salah satu sekolah dasar di Yogyakarta, seorang guru mengajarkan matematika, dengan menggunakan uang rupiah sebagai sarana penyampaiannya.

Bu Guru bertanya, "Perhatikan anak-anak, pada uang rupiah yang bergambar Pak Harto berapakah nilai rupiahnya?"

Murid-murid menjawab, "Lima puluh ribu, Bu Guru!"

Bu Guru bertanya lagi, "Sekarang perhatikan, pada uang rupiah yang bergambar monyet di hutan berapakah nilai rupiahnya?"

Murid-murid menjawab, "Lima ratus, Bu Guru!"

Untuk mentest kekuatan penalaran murid-muridnya, dengan penuh selidik, Bu Guru bertanya, "Jadi apa kesimpulan yang dapat kita tarik dari gambar dan nilai masing-masing uang rupiah tersebut anak-anak?"

Murid-murid secara serempak menjawab, "Lima puluh ribu dibagi lima ratus adalah seratus, Bu Guru. Jadi menurut mata uang kita, Pak Harto sama nilainya dengan seratus monyet di hutan, Bu Guru!"

Diambil Dari : www.geocities.com

Tes Kelinci

Kepolisian, ABRI, dan badan intelejen BIA saling menyombong bahwa merekalah yang terbaik dalam menangkap penjarah yang sedang marak saat sekarang. Soeharto merasa perlu untuk melakukan tes terhadap hal ini.

Soeharto melepas seekor kelinci kedalam hutan dan ketiga kelompok pengikut tes di atas harus berusaha menangkapnya

BIA masuk ke hutan. Mereka menempatkan informan-informan di setiap pelosok hutan itu. Mereka menanyai setiap pohon, rumput, semak dan binatang di hutan itu. Tidak ada pelosok hutan yang tidak di interogasi. Setelah tiga bulan penyelidikan hutan secara menyeluruh akhirnya BIA mengambil kesimpulan bahwa kelinci tersebut ternyata tidak pernah ada.

ABRI masuk ke hutan. Setelah dua minggu kerja tanpa hasil, mereka akhirnya membakar hutan sehingga setiap mahluk hidup didalamnya terpanggang tanpa ada kekecualian. Akhirnya kelinci tersebut tertangkap juga hitam legam, mati ... tentu saja.

Kepolisian masuk hutan. Dua jam kemudian, mereka keluar dari hutan sambil membawa seekor tikus putih yang telah hancur-hancuran badannya dipukuli. Tikus putih itu berteriak-teriak: "Ya ... ya ... saya mengaku! Saya kelinci! Saya kelinci!"

Diambil dari : www.geocities.com

Kamis, 16 Agustus 2007

Adu Supir Bodoh…..!!!!

Ada dua orang pengusaha yang pengen nyeritain kegoblokan supirnya masing-masing.

Pengusaha A : “Supir saya tuh paling bego sedunia !!! Lu mau liat buktinya? PARDJONOOOO……siniiiii…!!!”

Pardjono : “Ya tuan…. ada apa tuan…?”
Pengusaha A : “Ini saya kasih uang Rp. 10.000…ntar kamu ke Showroom…beli Mercedes Benz yang A Class..?

Pardjono : “Oh…baik tuan….?”


Setelah itu Pardjono pergi meninggalkan ruangan dimana 2 pengusaha itu sedang ngobrol-ngobrol.

Pengusaha A : “Gimana ? bego kan supir saya ?!!
Pengusaha B : “Masih begoan supir saya…… LILIEK !!!! siniiiiii !!!”
Liliek : “ Ada apa tuan ….? tuan manggil saya….?
Pengusaha B : “iya… tolong donk….. kamu kerumah saya… terus coba kamu cek apa saya masih ada di rumah?”

Liliek : “Baik tuan…!

Setelah itu Liliek pergi meninggalkan kedua pengusaha itu.


Pengusaha A : “Hua ha ha ha ha ha ha …. Saya mengaku kalah deh…!

Di jalanan kedua supir itu bertemu dan…..

Pardjono : “Eh … bos saya bego banget deh…m! asa saya di kasih uang Rp. 10.000 buat beli Mercy A-Class…..padahal sekarang kan hari minggu ya…show room tutup.dasar boss saya itu bego banget!”

Liliek : “Boss saya lebih bego lagi…masa saya di suruh pergi ke rumahnya untuk nge-cek dia masih ada di rumah apa nggak…..padahal kan dia punya handphone….tinggal ditelepon aja ya kan …..”

Rabu, 15 Agustus 2007

Jewer Kupingnya

Dalam suatu apel pagi, seorang komandan sedang mengetes anak buahnya dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan : Komandan: Apa yang kamu lakukan jika kamu berhadapan dengan musuh dalam jumlah yang sangat besar?!! Anak buah: Langsung saya serang pak !!!! Komandan: Salah! Kamu harus melaporkan pada pasukanmu supaya dapat menyerang bersama-sama. Lalu bagaimana jika kamu berhadapan dengan seekor babi hutan yang jinak?! Anak buah: Saya melaporkan pada pasukan saya supaya dapat menyerang bersama-sama pak! Komandan: Salah! Kamu harus men-jewer kupingnya supaya tidak nakal! Lalu apa yang kamu lakukan jika berhadapan dengan saya ? Anak buah: Langsung saya jewer kupingnya pak, biar tidak nakal !!

Selasa, 14 Agustus 2007

Belajar Lawan Kata

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi. Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.
Murid-murid: Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara melengking): Mengapa bilang selamat pagi
saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?
Murid-murid: Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru.....
Bu guru: Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat
seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.
Murid-murid: Selamat sejahtera Bu Guru!
Bu guru: Sama-sama, duduk! Dengar baik-baik. Hari ini Bu Guru akan menguji kalian semua tentang lawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kalian semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?
Murid-murid: Mengerti Bu Guru...
Guru: Pandai!
Murid-murid: Bodoh!
Guru: Tinggi!
Murid-murid: Rendah!
Guru: Jauh!
Murid-murid: Dekat!
Guru: Berjaya!
Murid-murid: Menang!
Guru: Salah itu!
Murid-murid: Betul ini!
Guru (geram): Bodoh!
Murid-murid: Pandai!
Guru: Bukan!
Murid-murid: Ya!
Guru (mulai pusing): Oh Tuhan!
Murid-murid: Oh Hamba!
Guru: Dengar ini...
Murid-murid: Dengar itu...
Guru: Diam!!!!!
Murid-murid: Ribut!!!!!
Guru: Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid: Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru: Mati aku!
Murid-murid: Hidup kami!
Guru: Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid: Kita akar lama tak tau rasa!!
Guru: Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid: Rajin kami belajar bu guru...
Guru: Kalian gila semua!!!
Murid-murid: Kami waras sebagian!
Guru: Cukup! Cukup!
Murid-murid: Kurang! Kurang!
Guru: Sudah! Sudah!
Murid-murid : Belum! Belum!
Guru: Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid: Sebab saya seorang pandai!
Guru: Oh! Melawan, ya??!!
Murid-murid: Oh! Mengalah, tidak??!!
Guru: Kurang ajar!
Murid-murid: Cukup ajar!
Guru: Habis aku!
Murid-murid: Kekal kamu!
Guru (putus asa): O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid: K.O. Pelajaran belum mulai!
Guru: Sudah, bodoh!
Murid-murid: Belum, pandai!
Guru: Berdiri!
Murid-murid: Duduk!
Guru: Bego kalian ini!
Murid-murid: Cerdik kami itu!
Guru: Rusak!
Murid-murid: Baik!
Guru (stres): Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
Murid-murid: Kami sebagian dilepaskan tengah malam itu!!
Guru (stres): 66666
Murid-murid: 99999
Guru (stres): !!!!!
Murid-murid: ?????

Tentara dan Mahasiswa

DALAM perjalanan kereta Parahyangan dari
Gambir ke Bandung, duduk berhadapan 4 orang
penumpang :
* Satu nenek
* Satu mahasiswi cantik plus sexy
* Satu mahasiswa laki-laki
* Satu tentara
Mereka tidak saling mengenal satu dengan yang
lainnya.

Perjalanan nyaman2 saja, ketika masuk ke
terowongan
tiba2 lampu mendadak mati pula. Gelap gulita.
Tiba-tiba terdengar suara kecupan yang
keras...Cap, cip, cup! . Namun segera diikuti satu
suara tamparan yang tidak kalah kerasnya... Plak,
Plek, plak, Gedubrak!!!

Ketika terowongan itu akhirnya terlewati, keempat
penumpang itu saling bengong dan saling
memandang, dan masing2 berkata di dalam hati.

Sang nenek dalam hati :
Dasar anak mahasiswa muda, mentang-mentang
tempat gelap langsung aja cium mahasiswi cantik
itu. Rasain loe kena gaplok !!!

Si Mahasiswi cantik dan sexy dalam hatinya :
Biar rasa loe !!! gelap-gelap asal cium, kena deh
loe cium nenek itu, dan kena gaplokan juga lagi.!
hihihi..

Si tentara dalam hati :
Busyet dah, enak bener tuh mahasiswa. Dia yang
nyium cewek sexy, eh gua yang kena gaplok #$%
$!!

Si mahasiswa laki itu berkata dalam hati :
He.. he.. mumpung gelap, tadi gua cium aja
tangan gua sendiri, dan gua gaplok sekalian itu
tentara belagu. Kapan lagi mahasiswa bisa
gampar tentara !!!...

Minggu, 12 Agustus 2007

Salesman

Seorang salesman alat penghisap debu menuju ke sebuah rumah. Diketuknya pintu depan. Sebelum sempat nyonya rumah itu berkata sepatah katapun, ia menghamburkan segala macam kotoran ke karpet ruang tamu.

"Nyonya," katanya, "saya yakin akan kemampuan mesin ini. Karpet ini akan bersih kembali dalam sekejap. Jika nanti masih ada kotoran yang tertinggal, saya bersedia memakannya."

"Kalau begitu," kata nyonya itu,"mulailah makan. kami belum pasang listrik."

Burung bertengger di kabel kenapa tidak kesetrum

Dulu gw masih ingat banget..saat SMP kelas III..Guru fisika gw nanya,
"kenapa burung bertengger di atas kabel listrik tidak kesetrum?"
Saat itu tidak ada yang bisa jawab.. Terus bu Guru menjawab,
"karena kakinya dilapisi lapisan isolator..."

Seems perfect that time.. dan seperti biasa , kami tutup dengan
" OOOOOOoooooo"

Sampai akhirnya setelah kuliah, ketika teringat pertanyaan ini, saya jadi senyum-senyum sendiri...

Jawaban karena kaki dilapisi isolator tampak perfect, tapi saya pikir tidak lah demikian..

Kita pahami bahwa, listrik (elektron) dapat mengalir bila ada rangkaian tertutup. Ini sudah kita coba dari SD dengan percobaan menggunakan baterai, di mana ketika kutub + baterai disambungkan ke bola lampu dan dari bola lampu disambungkan ke kutub negatif baterai , bola lampu dapat menyala. Bila tidak, tidak menyala..(elektron tidak mengalir bila beda potensial tidak dijembatani oleh bahan konduktif dan keseluruhannya membentuk rangkaian tertutup.)

Untuk kasus burung, ini sama saja. Saat bertengger di atas kabel listrik, burung memang menyentuh sumber tegangan (kabel H - hot) .. Namun pada saat bersamaan burung tidak menyentuh kabel netral ataupun menyentuh tanah... Dengan demikian tidak ada aliran listrik melewati tubuh si burung.. (listrik mengalir karena beda potensial).

Percobaan sederhana dapat dilakukan dengan anda sendiri. Tentunya bukan dengan menggantung pada kabel listrik. :lol:

Dengan menggunakan obeng test pen, coba masukkan test pen ke lubang colokan listrik. dengan jari ditempelkan pada pangkal test pen, lampu indikator akan menyala. (ini bukan karena menekan saklar pada test pen - tidak ada saklarnya - tapi karena listrik mengalir melalui test pen dan melalui tubuh dan ke tanah). sekarang lakukan hal yang sama tapi dengan berdiri di atas suatu isolator, maka lampu akan lebih redup..

Bayangkan anda dapat melayang atau menggantung.... tidak ada bagian tubuh anda yang menyentuh tanah (sama seperti burung).. Jika anda colokkan test pen, maka test pen tidak akan menyala sama sekali.. Bahkan bila anda berani, dengan memegang kabelnya pun anda tidak akan tersetrum asalkan tidak ada bagian tubuh anda yang menyentuh tanah (not try this at home).

Cerita Kisah Seekor Kelinci


Seekor kelinci sedang duduk santai di tepi pantai, Tiba-tiba datang seekor rubah jantan besar yang hendak memangsanya, Lalu kelinci itu berkata :
"Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam lubang kelinci,
Yang kalah akan jadi santapan yang menang, Dan saya yakin saya akan menang."

Sang Rubah jantan merasa tertantang, "dimana pun jadi, Masa sih kelinci bisa menang melawan aku?" Mereka pun masuk ke dalam lubang kelinci, Sepuluh menit kemudian sang kelinci keluar sambil menggenggam setangkai paha rubah dan melahapnya dengan nikmat.

Sang kelinci kembali bersantai, Sambil memakai kaca mata hitam dan topi pantai, Tiba-tiba datang seekor serigala besar yang hendak memangsanya , Lalu kelinci berkata : "Klo memang kamu berani, Hayo kita berkelahi di dalam lubang kelinci, Yang kalah akan menjadi santapan yang menang." Sang Serigala merasa tertantang, Dimanapun jadi, "Masa sih kelinci bisa menang melawan aku?"

Mereka pun masuk ke dalam sarang kelinci, Lima belas menit kemudian , Sang kelinci keluar dengan menggenggam setangkai paha serigala & melahapnya dengan nikmat.

Sang kelinci kembali bersantai, Sambil memasang payung pantai & merebahkan diri diatas pasir, Tiba-tiba datang seekor beruang besar yang hendak memangsanya, Lalu kelinci berkata : "Klo memang kamu berani, Hayo kita kelahi di dalam lubang kelinci, Yang kalah akan menjadi santapan yang menang , & saya yakin saya akan menang." Sang beruang merasa tertantang, "Dimanapun jadi, Masa sih kelinci bisa menang melawan aku?" Mereka pun masuk kedalam sarang kelinci, Tiga puluh menit kemudian sang kelinci keluar sambil menggenggam setangkai paha Beruang dan melahapnya dgn nikmat.

Pohon kelapa melambai-lambai, Senja sudah tiba, Habis sudah waktu bersantai, Sang kelinci melongok kedalam lubang kelinci , Sambil melaibai "Hai, Keluar, Sudah sore, Besok kita teruskan!!"

Keluarlah seekor HARIMAU dari lubang kelinci, Sangat BESAR badannya. Sambil menguap HARIMAU berkata: "Kerjasama kita sukses hari ini, Kita makan kenyang & saya tidak perlu berlari mengejar kencang."
ha3......ha3......